Semua layanan bukaelektro.com dipindahkan ke situs AIESIE
https://www.aiesie.com
(Aksi Ide Eksperimen Sains Ilmu Elektronika)
Showing posts with label Project. Show all posts
Showing posts with label Project. Show all posts

Saturday, August 19, 2017

Pengalaman Mengikuti Lomba LKS Electronic Application 2017

Pengalaman Ikut LKS ke-25 Surakarta (Solo) Jawa Tengah Bidang Electronic Application | Kali ini saya akan membagikan pengalaman saya kepada para pembaca khusunya kepada teman teman saya seperjuangan saat mengikuti lomba LKS Electronik Apllication ke - 25, namun sebelum itu izinkan saya untuk memperkenalkan diri terlebih dahulu. Jadi nama saya Iqbal Pramudya, saya bersekolah di SMK Negeri 4 Pontianak jurusan Teknik Audio Video (TAV), namun saat ini saya telah menjadi lulusan di tempat tersebut tahun 2017.
Foto LKS Electronic Application 25 Surakarta
Foto LKS Electronic Application 25 Surakarta
Singkat cerita waktu itu sekitar pertengahan tahun 2016 saya dipilih pihak sekolah untuk mengikuti lomba bergengsi LKS (selanjutnya lks), awalnya saya terkejut dan sedikit tidak menyangka pihak sekolah bakal menunjuk saya untuk dipercaya dalam mengikuti lomba ini. Saya pun meng-iya kan, dan siap mengikuti bimbingan dari guru pembimbing.

Support atau dukungan dari pihak sekolahpun luar biasa, mereka rela mengeluarkan biaya untuk membeli 4 modul lks untuk latihan yang harganya cukup mahal menurut saya. Sayapun mau tak mau harus mempelajari ke-4 modul tersebut, 4 modul tersebut yakni, Assembly (perakitan), Software Design (Pemrograman), Hardware Design (Desain skema dan penjalauran) dan Fault Finding Repair and Measurement (Mencari kerusakan dan pengkuran alias perbaikan). Yaa, walau semua modul tidak saya kuasai dengan sempurna tapi saya telah mendapatkan banyak ilmu dan pelajaraan didalamnya.


Nah, balik ke awal tadi, awalnya mereka mengatakan bakal ada seleksi sebelum mencapai ke tingkat nasional, yakni seleksi kota, jika menang masuk ke seleksi provensi seperti tahun tahun sebelumnya, jika menang lagi maka akan lanjut ke tingkat nasional di surakarta. Namun apa dikata, ternyata seleksi daerah tidak dilakukan, dan hanya beberapa bidang lomba tertentu untuk jurusan TKJ yang diadakan. Bahkan untuk bidang lomba Electronic Application sendiri tidak dimuat dalam pengikut sertaan ketingkat nasional. Akhirnya pihak sekolah mendesak dinas setempat untuk memasukan bidang lomba Electronic Apllication, dinas pun mensetujui dengan syarat menggunakan biaya sendiri yang artinya lewat jalur mandiri, tanpa dibiayai oleh dinas setempat. Namun sekitar 1 minggu sebelum keberangkatan pihak dinas berubah pikiran dengan mengatakan bahwa segala biaya ditanggung oleh mereka.

Setelah mendapat kepastian seperti itu, H-1 keberangkatan mulailah memepersiapkan segala yang diperlukan, mulai dari peralatan tangan ala teknisi, osioloskop, power supply dan alat lainnya. Singkat cerita keesokan harinya jam  4 subuh semua barang dibawa menuju bandara Supadio Pontianak, untuk segera di packing dan dimasukan ke dalam bagasi.
Pengalaman Mengikuti Lomba LKS Electronic Application 2017
Sampai didekat pesawat, copas dari fbnya pak agus, jangan tanya saya yang mana yaa, hehe
Saya ingat waktu itu naik pesawat maskapai Sriwijaya Air. Wah, rasanya deg-degkan juga terasa mengingat terakhir kali saya naik pesawat itu sekitar tahun 2004 jadi sudah belasan tahun yang lalu. Masuk ke pesawat dan Alhamdulillah, dapat tempat paling kanan didekat jendala sehingga bisa melihat panorama alam dari atas dengan jelas. Tak lupa pengalaman inipun saya dokumentasikan dengan smart phone yang saya bawa.

Pesawatpun akhirnya jalan dan perlahan-lahan semakin melaju, untuk segera lepas landas, rasa cemas didalam benakpun tak bisa dihindarkan. "Bagaimana kalau pesawatnya jatuh, bagaimana kalau pesawatnya oleng, bagaimana kalau pesawatnya tiba tiba meledak" Haha, sahut benak saya yang cemas memikirkan keadaan diri ini. Alhamdulillah, pesawat terbang dengan stabil hingga ketujuan walaupun keadaannya pada saat itu berawan tebal sehingga yang saya lihat dijendela hanya awan putih yang menyelimuti seluruh pesawat. 
Pengalaman Mengikuti Lomba LKS Electronic Application 2017
Keberangkatan dari Pontianak ke Jakarta
Perjalanan dari Pontianak menuju jakartapun memakan waktu 1 jam 10 menit. Dan ini hanya transit, selanjutnya akan dilanjutkan ke penerbangan menuju bandara Adi Sumarno, Solo Jawa Tengah. Sesampainya dibandara Soekarno Hatta, Tanggerang. Kami harus menungguh sekitar 30 menit untuk keberangkatan selanjutnya, sungguh pengalaman yang tak kan terlupakan bagi saya karena baru kali ini saya menginjakan kaki di pulau Jawa.

Pada keberangkatan kedua ini saya menaiki maskapai penerbangan NAM Air yang memakan waktu lebih kurang 1 jam. Ada hal yang spesial pada penerbangan kali ini, dimana saya kembali mendapat tempat duduk disamping jendela dan kebetulan pada saat itu cuacanya cerah, sehingga saya bisa melihat penampakan alam dibawahnya. Sungguh karunia dari Allah yang sangat luar biasa dalam menciptakannya.
Pengalaman Mengikuti Lomba LKS Electronic Application 2017
Pesawat ketika baru take off
Tak terasa berselang, kamipun sampai di bandara Adi Sumarno. Semua rombongan siap menuju bandara untuk segera mengambil barang bawaan dari pesawat untuk selanjutnya memasuki bis. Bis yang saya tumpangipun langsung pergi ke Hotel Sunan Surakarta untuk melakukan registrasi peserta dan penentuan tempat penginapan di hotel selama kegiatan berlangsung (kurang lebih 1 minggu).

Setelah melakukan registrasi, seluruh peserta lomba disuruh berkumpul sesuai dengan hotel masing-masing. Kebetulan pada saat itu saya mendapatkan penginapan di HAP (Hotel Anugrah Palace), pergilah saya sendiri memisahkan diri dari rombongan untuk mencari dimana bis saya berada. Setelah dapat, barang barang yang saya bawa kurang lebih ada 5 tas, saya masukan dalam bagasi bis.


Masuklah saya kedalam bis, saya melihat banyak sekali peserta lomba yang seumuran dengan saya dari berbagai daerah. Waktu itu didalam bis saya hanya ditemani 1 teman dari daerah yang sama, sebenarnya kami tidak saling kenal, cuma karena sama sama dari daerah Kalbar, sayapun hanya kenalan + ngobrol-ngobrol dengan dia. Hehe, maklum, masih kaku waktu itu belum berani kenalan dengan yang dari daerah lain.


Sekitar 15 menit perjalanan akhirnya saya sampai juga di HAP tempat penginapan saya. Masuk kemudian check-in untuk registrasi kamar. Sambil menunggu panitia mempersiapkan kamar, saya duduk di lobby hotel, tak lama datanglah peserta yang ngajak saya ngobrol duluan. Kami pun berkenalan dan berbicang santai dan kebetulan dia juga mengikuti lomba Elekctronic Application sama seperti saya. Dapat juga saya 1 kawan, kebetulan orang yang mengajak saya ngobrol itu tuan rumah alias dari jawa tengah daerah pekalongan.


Singkat cerita masuklah saya ke kamar hotel beserta barang bawaan, kebetulan hari itu hari pertama (14 Mei) jadwalnya free setelah check-in. Praktis tidak ada kegiatan spesial yang saya lakukan saat itu, saya hanya tidur menunggu teman sekamar yang datang ke kamar saya.


Keesokan harinya, yakni acara pembukaan. Di  pagi hari kami 1 rombongan hotel menghadiri acara pembukaan yang diadakan disalah satu universitas di surakarta. Sambutannyapun begitu meriah dan begitu ramai, ribuan peserta dari seluruh daerah berkumpul dalam satu tempat hingga membuatnya sesak.

Pembukaan ajang tahunan LKS 2017
Pembukaan ajang tahunan LKS 2017
Sore harinya kami melakukan technical meeting di masing masing bidang lomba, kebetulan saat itu saya lomba di area Stadion Manahan Solo. Sesampainya di area stadion, sayapun mencari cari tempat perlombaan, 1 jam berjalan tempat lomba saya belum juga ketemu, tanya tanya panitia yang mengarahkan juga kesulitan menemukan tempat lombanya. Mau tak mau, saya bersama perwakilan provinsi lain mencari bersama sama dan akhirnya ketemu walau sudah lelah sekali berkeliling area stadion.

Technical Meeting-pun dimulai, kami semua diberi penjelasan mengenai tata cara lomba, tata tertib, barang yang wajib dibawa dan pengambilan nomor meja. Ketika pengambilan nomor, saya dapat nomor 9, yang kebetulan bertempat diarea tengah, total pesertanya sendiri sekitar 28 orang dari seluruh provinsi.


Keesokan harinya, hari selasa tanggal 16 Mei, perlombaan pertamapun dimulai dan dibagi menjadi dua tahap yakni Hardware Design part 1 dan Fault Finding Repair and Measurement (FFRM). Seperti biasa, datang dan diberi pernjelasan awal, setelah semua sudah jelas tiba-tiba peluit dibunyikan tanda waktu telah dimulai. Waktunya sendiri untuk tahap pertama ini yakni 3 jam dengan mengerjakan modul Hardware Design.

Peserta LKS Electronic Application diberi pengarahan terlebih dahulu sebelum lomba
Peserta LKS Electronic Application diberi pengarahan terlebih dahulu sebelum lomba
Pada modul Hardware Design ini kami diberi blok/simbol komponen pada kertas sekitar 15 halaman. Yang harus kami lakukan adalah membuat sambungan (wire) pada setiap simbol skematik sesuai dengan perintah yang telah ditentukan. Jadi panitia hanya menyediakan simbol komponennya tanpa tersambung kemanapun, nah kami yang memberi sambungannya menggunakan pen diatas kertas yg telah disediakan.
Modul Hardware Design
Setelah selesai menyambungkan simbol simbol kompenen, para peserta memindahkan hasil yang telah dibuatnya tadi kedalam software Altium untuk membuat design layout dari rangkaian yang telah ditentukan. Saya sendiri pada saat mendesign layout tidak selesai karena kurangnya kecepatan dan pengalaman dalam mendesign rangkaian tersebut.

3 Jam tak terasa dilalui, tahap pertamapun usai. Kami beristirahat/ISHOMA (Istirahat Sholat dan Makan) untuk sekedar menenangkan pikiran dan memulihkan kembali energi yang telah terkuras. Walau hanya sekedar duduk dikursi meja kerja, namun tentu otak terus berkerja dan berfikir selama 3 jam penuh.


Selanjutnya tahap kedua yakni FFRM (Fault Finding Repair and Measurement). Kami diberi satu buah job sheet dan modul rangkaian yang rusak. Project ini dinamakan Stereo Multiplex dan juga bisa sebagai FM Transmitter test. Ada 16 model sinyal yang dapat kita lihat menggunakan osioloskop pada bagian keluaran MPX-nya. Pihak panitian sudah memberitahu, bahwa ada 3 kerusakan dalam modul tersebut. Selain mencari kerusakan dan memperbaikinya, para peserta juga diharuskan menjawab pertanyaan yang ada didalam job sheet, seperti menghitung, mengambar skema rangkaian, menggambar grafik sinyal, pengkuruan sebelum dan sesudah diperbaiki, dan lain sebagainya.

Fault Finding Repair and Measurement LKS Electronic Application
Fault Finding Repair and Measurement LKS Electronic Application
Saya sebenarnya cukup heran, kok bisa hanya ada 3 kerusakan namun kami diberi waktu yang cukup lama yakni 3 jam juga, waktu yang sangat panjang ternyata. Dan ternyata oh ternyata, apa yang saya pikirkan sebelumnya tak seperti apa yang terjadi. Saya hanya menemukan dan memperbaiki 2 kerusakan dari 3 kerusakan yang sebenarnya terjadi. Cukup sulit ternyata bagi saya karena harus berjuang keras menemukan atau menduga-duga kerusakan yang dapat diketahui dari cara kerja pada skematik rangkaian. Tak jarang bongkar pasang komponenpun terjadi, padahal komponen yang saya bongkar tidak bermasalah.

Kerusakan pertama yang saya temukan yakni, adanya jalur yang terputus dan harus di jumper/dihubungkan menggunakan kabel yang bisa kita mintakan kepada panitia. Kemudian kerusakan kedua yang saya temukan lagi yakni adanya ketidaksesuaian komponen yang dipasang pada papan rangkaian dengan yang ada di skematik rangkaian. Saya ingat pada saat itu komponen yang bermasalah adalah resistor yang nilainya terlalu kecil dari yang semstinya kalau saya tidak salah. Namun untuk kerusakan ketiga saya tidak menemukannya sampai waktu usai.


Setelah waktu usai, kamipun berhenti dan menyerahkan hasil kerja dan job sheet kepada panitia untuk dinilai. Penasaran saya menanyakan kepada teman sebelah saya yang berhasil menyelesaikan semua kerusakan dengan baik. Ternyata kerusakan yang tak saya temukan itu adanya hubungan singkat atau short yang terjadi pada bagian penjaluran.


Hari pertama usai, kamipun berkemas dan kembali pulang ke kamar hotel masing masing sembari mempersiapkan diri pada perlombaan hari berikutnya. Perlombaan berikutnya yakni Assembly (Perakitan) dan Software Design (Pemrograman) yang menjadi momok bagi saya pada waktu itu.


Singkat kejadian, sampailah saya dilokasi lomba. Lomba pada saat itu dibagi menjadi 2 tahap yakni tahap pertama Assmbly yang diberi waktu 4 jam dan tahap kedua yakni Software Design yang diberi waktu 3 jam.


Pada pengerjaan Assembly kali ini modul yang dibuat diberi nama egg timer. Kurang paham juga kenapa diberi nama demikian, namun yang pasti project yang dibuat ini lebih sulit dari tahun lalu karena komponen SMD yang digunakan lebih banyak dan terdapat 2 papan PCB yang harus dipasangkan komponen.

Assembly LKS Electronic Application
Assembly LKS Electronic Application
Saya terlebih dahulu memasang panel display LED yang memiliki pola seperti jam pasir. Saya memasang ini terlebih dahulu, karena menurut saya ini lebih mudah untuk dilakukan, namun memakan waktu cukup lama karena LED yang dipasang berjumlah 65 LED. Kemudian setelah panel LED terpasang saya melanjutkan ke pemasangan komponen ke PCB utama. Pada pemasangan inilah saya kehilangan banyak waktu karena kurang terampil dan cekatannya tangan saya ketika memasang setiap komponen utama sehingga menyebabkan project yang saya buat lagi lagi tidak selesai.

Sebenarnya komponen yang dipasang pada papan PCB utama berhasil saya lakukan, namun pada saat saya menyelesaikannya waktu yang tersedia kurang lebih 20 menit lagi. Sayapun akhirnya berkerja terburu buru karena masih ada pemasangan kabel dan box yang belum diselesaikan. Dengan rasa cemas, saya pasang secepat mungkin kabel dan penutupnya pada saklar, tombol, socket DC, speaker dan lain lain. Namun, begitu saya selesai melakukan pemasangan kabel, dan memulai memasang baut pada box acrylic tiba tiba waktu habis. Saya terkejut dan langsung tak menyangka bahwa saya gagal pada project ini, padahal pada Assembly inilah saya harusnya dapat mencuri point.


Perasaan kecewa dan sedikit stress menghantui diri saya saat itu. Bagaimana tidak? support yang luar biasa yang diberikan dari pihak sekolah, jurusan dan guru pembimbing, justru seperti berbanding terbalik dengan kinerja saya yang gagal menyelesaikan skill assembly ini. 
Ya sudahlah, saya sudah berpasrah diri menerima kenyataan yang ada, karena setelah ini masih ada tahap selanjutnya yakni pemrograman atau software design yang harus saya persiapkan. 

Ishoma selesai, sayapun masuk kembali kelokasi lomba. Saya diberikan papan modul dotmatrix 6x6 yang terdiri dari 2 bagian yakni AVR-kit board dan Task board. Software yang digunakan untuk menulis program sendiri yakni Atmel Studio, sedangkan untuk memasukannya ke mikrokontroler menggunakan software AVRdude.

Ada 4 task yang harus dikerjakan. Task 1 membuat running text, task 2 membuat ADC pada VR1, task 3 membuat logo + Accelerometer dan task 4 membuat counter. Praktis, dari 4 task yang diberikan, hanya task 1 yang berhasil saya kerjakan dengan sempurna, sisanya saya hanya membuat logo mati tak bergerak namun sesuai tampilan awal tiap task tersebut. Hehe, cukup aneh sih saya melakukan demikian karena saya lupa kode yang digunakan, yaa dari pada kosong tampilannya mending saya isi.

Software Design LKS Electronic Application
Software Design LKS Electronic Application
Singkat cerita lagi usailah perlombaan dihari kedua ini, kamipun kembali ke hotel masing masing sekaligus mempersiapkan diri pada perlombaan berikutnya yakni perakitan modul hardware design atau hardware design part 2. Karena sebelumnya banyak yang tidak selesai mendesign layout pcb nya maka ditanyakanlah kepada para peserta siapa yang mau menggunakan pcb sendiri dan siapa yang mau menggunakan pcb dari panitia. Namun konsekuensinya jika menggunakan PCB dari panitia, maka nilai maksimal perakitannya yakni hanya 3,5 dari 7 point atau berkurang setengahnya. Saya pada saat itu memutuskan untuk memilih pcb dari panitia karena layout saya belum 100 persen jadi.

Keesokan harinya lagi yakni hari terakhir perlombaan, kami semuapun kembali masuk ke lokasi perlombaan. Sudah siap dimeja kami, pcb jadi hasil design sendiri atau dari panitia, komponen-komponennya serta gambar layout dan skematiknya diatas kertas. Waktu yang diberikan panitia yakni 2 jam untuk perakitan atau pemasangan komponen sekaligus ujicoba.

Perakitan modul Hardware Design
Perakitan modul Hardware Design
Saya pun memulai memasang satu demi satu komponen yang ada. Namun yang paling repot menurut saya yakni memasang kabel jumper yang begitu banyak sehingga menyita banyak waktu. Setelah selesai dilanjutkan memasang komponen yang paling rendah bentuknya hingga yang lebih tinggi.

Nah, kembali masalah terjadi, setelah semua komponen terpasang rapi dan hanya tinggal ujicoba, sayapun memasang kabel power supply di input DC nya. Ketika dinyalakan tiba-tiba.... asap keluar dari salah satu IC diiring dengan suara ledakan kecil yang membuat saya panik seketika. Bukan karena salah memasang polaritasnya melainkan salah memasang jenis power supply yang saya gunakan. Ketika itu power supply yang ada dimeja saya bertegangan 12 volt dengan arus 5A dan lupa saya tukar, padahal kebutuhan rangkaian hanya 5 volt. Waaah, pantasan meledak, salah pakai tegangan ternyata.

LKS Electronic Application 2017 Surakarta
Detik detik terbakarnya salah satu IC yang sempat terekam kamera. Disitu saya terlihat langusng mencabut colokan listrik power supply-nya
Saya pun memanggil panitia untuk meminjam power supply yang sesuai, dan mengganti komponen yang rusak. Setelah diganti, ternyata masih ada yang tidak normal pada tampilan seven segmentnya. Saya pun terdiam dan berfikir lagi untuk mencari kerusakannya. Wah, dalam pikiran saya "ini sih bukan hanya perakitan, namun sekaligus Fault Finding and repairing" hehe, kerusakannya terjadi akibat kesalahan saya sendiri. Saya coba ganti satu lagi IC masih juga sama tak ada perubahan.

Tiba-tiba saya lihat waktu tinggal 5 menit lagi. What? apa yang bisa saya lakukan dalam waktu 5 menit untuk memperbaikinya? Sayapun kehabisan cara dan kebingungan. Lalu terlewat dipikiran saya ide yang sedikit cemerlang namun nekat, saya panggil panitia dan mulai berdialog, kira kira begini dialognya. "Bang, saya boleh minta IC" tanya saya. "Boleh, IC apa?" sahut kakak panitia itu. "Semuanya bang saya minta" sahut saya kembali. "Haaa?? semuanyaa?" jawabnya dengan agak terkejut. "iyaa bang, kecuali IC NE555". Alhamdulillah kakak panitia itu mau mengambilkan semua IC yang saya minta. Ketika sudah diberikan, saya mencabut semua IC dari socketnya yang banyaknya sekitar 12 IC. Kemudian saya pasangkan lagi.


Lagi-lagi masalah terjadi disisa-sisa menit terakhir, ketika memasang IC yang baru pada socketnya ada salah satu IC yang pada saat pemasangan kakinya bengkok karena tidak pas masuk ke lubang socketnya. Memperbaikinya juga mesti hati hati, karena kalau terburu buru bisa menyebabkan kaki ICnya patah, padahal waktu sudah menunjukan kurang dari 3 menit lagi.


Pasang pasang pasang akhirnya selesai juga memasang semua IC, ketika itu juga saya melihat waktu tinggal sekitar 30 detik lagi. Waduh, saya belum test lagi, langsung saya ambil power supply dan memasangnya ke input DC dengan cepat. Daann.... Alhamdulillah, rangkaian berjalan baik sesuai perintah. Saya sangat bersukur saat itu detik detik akhir bisa menyelesaikannya. Tak lama setelah itu peluit dibunyikan dan seluruh peserta menghentikan aktifitas apapun yang berkaitan dengan lomba. Saya sangat bersyukur bisa menyelesaikan project hardware design ini, walaupun tidak menggunakan layout sendiri.


Singkat cerita para peserta dikumpulkan dan dusuruh duduk didepan sedangkan para guru pembimbing duduk dikursi belakang. Kamipun diberi motivasi dari panitia yang sangat hebat menurut saya. Tak jarang canda gurau selalu diperlihatkan sehingga menjaga keakarban diantara kami. Dan diakhir sesi pembicaraanpun mulailah panitia meminta saran dari peserta  mengenai evaluasi lomba LKS bidang Elekctronic Application ke-25.


Awalnya panitia meminta siapa yang mau memberi saran atau kritik terlebih dahulu, namun karena tidak ada yang berani termasuk saya sendiri akhirnya panitia memutuskan untuk memilih secara acak. Saya ingat sekali apa yang dikatakan kakak panitia itu, kira kira begini. "Oke karena tidak ada yang maju, saya pilih secara acak. Oke hari ini tanggal berapa?" tanya panitia. "Tanggal 18 pak" jawab peserta."Okeee, 18 dibagi dua berapa? "9 pak" jawab peserta lagi". "9 kali 2?" tanya lagi panitia. "18 pak" jawab peserta sambil sedikit tertawa. "bagi 2 lagi" tanya lagi panitia. "9 pak" Jawab peserta sambil tertawa."Nahh, maju meja nomor 9" Sahut panitia. Sentak saat itu juga saya terkejut dan mau tak mau maju kedepan menyampaikan apa yang terbesit dipikiran saya.


Bayangkan anda maju, kedepan dan didepan anda adalah perwakilan seluruh provinsi di Indonesia ditambah lagi guru pembimbingnya yang gagah gagah. Waah, pengalaman yang tak kan terlupakan bagi saya. Asli ketika itu saya benar benar gugup dan bergegar, entah apa yang menyebabkan itu terjadi seolah olah rasa gugup itu datang tiba tiba dan tak bisa diusir. Akhirnya selesailah apa yang saya bicarakan, dan dilanjutkan dengan peserta lainnya yang terpilih. Kemudian kami bersalam-salaman dengan teman teman seperjuangan dan dengan panitia panitia yang hebat hebat.

Lomba LKS Electronic Application 2017
Foto bareng kakak panitia 
Singkat cerita kamipun bebas setelah perlombaan usai karena hari masih siang. Sayapun menemui teman teman 1 daerah saya yang kebutulan menjaga stand pameran SMK nasional. Kamipun pergi ke PGS (Pusat Grosir Solo) untuk membeli oleh oleh saat dibawa pulang nanti.

Keesokan harinya hari jum'at jadwalnya kosong, saya dan beberapa teman lomba mengajak saya jalan jalan mencari oleh oleh lagi di sekitar area solo. Kami pergi menggunakan taksi dan sampai ke pasar klewer. Yaa sampai disini tak ada yang perlu saya ceritakan lah, hehe.


Malamnya ada acara penutupan yang diselenggarakan di Hotel Sunan, banyak sekali hiburan yang ditampilkan panitia penyelenggara. Selain itu, pengemuman pemenang lomba dari juara 1 hingga juara 3 pun diiumumkan pada masing masing bidang lomba yang totalnya lebih dari 50 bidang. Saya ingat saat itu yang mendapatkan peringkat 1 pada bidang lomba Electronic Application adalah peserta dari Jawa Timur. Sedangkan saya hanya menempati peringkat 11 dari total 28 peserta seluruh Indonesia. Sedikit menurun dari tahun lalu yang mana tahun 2016 pada bidang Electronic Application, Kalbar mendapat peringkat 10.

Tepat hari sabtu subuh kami satu rombongan daerah pulang ke pontianak. Benar benar pengalaman yang sangat berharga bagi saya, selain mendapat ilmu dan motivasi, saya juga bertemu dengan teman teman yang spesial dengan ragam suku dan bahasanya masing masing, Seolah-olah kurang dari 1 minggu bertemu, tapi akrabnya sudah seperti kenal 3 tahun.


Jadi inilah pengalaman saya, saya atas nama Iqbal Pramudya mengucapkan mohon maaf jika ada penulisan kata yang keliru. Dan terimakasih kepada teman teman saya yang disana, salam dari saya dan semoga sukses selalu, Aamiin.


Ooo iyaa buat teman teman yang ingin tau lebih tentang LKS Electronic Application, bisa buka di website resminya yakni "inaskills-electronics.com". Segala informasi mengenai kisi kisi, soal tahun sebelumnya dan info terkini mengenai kegiatan LKS Electronic Application ada disitu. Terimakasih, Semoga membantu!

Thursday, February 9, 2017

Rangkaian Power Supply Variabel Sederhana IC LM317

Membuat Rangkaian Power Supply Variabel LM317 | Power supply atau yang biasa juga disebut catu daya, merupakan suatu rangkaian yang menyediakan supply tegangan untuk megaktifkan rangkaian elektronik atau perangkat listrik. Power supply sendiri biasa terdiri dari rangkaian penyearah dan komponen kapasitor untuk menekan ripple dari keluaran penyearah.

Pada rangkaian yang lebih sederhana, power supply atau catu daya hanya terdiri dari 4 dioda penyearah atau dioda bridge dan satu kapasitor untuk catu daya tunggal (untuk trafo non CT) atau 2 kapasitor untuk catu daya simetris (untuk trafo CT). Dan yang pasti besarnya tegangan output bergantung dari tegangan input. Namun untuk rangkaian yang satu ini, saya akan membahas power supply variabel saja, artinya nilainya bisa bisa diubah.
Power Supply Variabel LM317
Gambar 1. Rangkaian Power Supply Variabel LM317
Pada rangkaian power supply variabel IC LM317 diatas, sebenarnya trafo yang digunakan adalah yang berjenis CT (Center Tap). Hanya saja, pada bagian ct-nya tidak digunakan tetapi hanya AC1 dan AC2 yang masing-masing bertegangan 9 Volt.

IC LM317 pada rangkaian diatas merupakan IC regulator variabel untuk tegangan postif. Pada rangkaian diatas juga terdapat potensiometer untuk mengatur tegangan output pada rangkaian power supply variabel diatas. Rangkaian ini dapat mengatut tegangan keluaran antara 1,25 volt DC hingga 20 Volt DC.
Gambar Project Power Supply Variabel
Gambar 2. Gambar Project Power Supply Variabel LM317
Nah, gambar diatas adalah hasil kerja saya dalam membuat rangkaian power supply variabel diatas. Jika anda perhatikan, saya mengganti nilai dari kapasitor C1 yang semula bernilai 1000uF menjadi 4700uF, agar muatan yang disimpan kapasitor lebih besar sehingga dapat menekan ripple dengan lebih baik.

Untuk IC LM317 sendiri, saya sarankan anda menggunakan heatsink sebagai pendinginnya untuk mencegah terjadinya overheat atau panas yang berlebihan. Dan juga jangan lupa untuk memasang fuse di output rangkaiannya untuk mencegah terjadinya konsleting yang bisa menyebabkan rangkaiannya rusak.
Baca Juga : Pengertian dan Fungsi Relay Dalam Elektronika
Rangkaian diatas juga telah berhasil saya ujicobakan, dan berkerja dengan sangat baik. Untuk trafonya sendiri saya gunakan trafo yang 1 ampere dan dioda 2 ampere. Rangkaian power supply ini biasa saya gunakan untuk ujicoba rangkaian yang saya buat, karena tegangan keluaran dari rangkaian ini dapat diatur sesuai kebutuhan.

Sunday, February 5, 2017

Rangkaian Power Amplifier BTL TDA2030

Membuat Rangkaian Amplifier TDA 2030 Bridge. Rangkaian amplifier BTL TDA2030 ini, merupakan rangkaian amplifier dengan menggabungkan 2 buah power amplifier sekali gus. Caranya adalah dengan melakukan bridge atau menghubungkan input (+) amplifier 1 ke input (-) amplifier 2 dan juga input (-) amplifier 1 ke input positif (+) 2.

BTL sendiri merupakan singkatan dari Bridge-Tied Load. Rangkaian Power Amplifier BTL ini menggunakan IC TDA2030 yang memiliki daya yg cukup besar, sehingga mesti dipasangkan heatsink atau pendingin yang besar pula. Berikut rangkaian Power Amplifier BTL TDA2030.
Rangkaian Amplifier BTL TDA 2030
Rangkaian Amplifier BTL TDA 2030
Rangkaian Power Amplifier BTL TDA2030 ini menggunakan supply tegangan +15 volt - 0 - -15 volt DC, sehingga trafo yang digunakan adalah trafo CT. Untuk arusnya sendiri, saya gunakan trafo yang 5 ampere, untuk itu dioda catu dayanya gunakan yang 5 ampere.

Rangkaian Amplifier ini menggunakan 2 buah power yang digabungkan dengan sistem bridge (jembatan). Sehingga, jika salah satu power mengalami kesalahan atau kerusakan, maka suara yang dihasilkan tidak normal. Sebenarnya rangkaian ini, bisa digunakan hanya dengan menggunakan 1 buah IC saja, dengan cara, salah satu output speaker langsung dihubungkan ke ground.
Baca Juga : Rangkaian Sensor Ketinggian Pompa Air Otomatis
Dari hasil percobaan saya dalam membuat Rangkaian Power Amplifier BTL TDA2030 ini, suara yang dihasilkan cukup besar, hal ini terjadi karena sinyal amplitudo yang masuk ke speaker 2 kali lebih besar secara teoritis. Hal yang perlu diingat juga, loudspeaker harus dihubungkan ke masing-masing amplifier dan bukan terhadap ground. Kecuali anda ingin memodifikasinya menjadi stereo.

Rangkaian Power Amplifier BTL ini seperti yang saya katakan sebelumnya, menggunakan IC TDA2030 yang memiliki daya cukup besar. Pada saat anda menyalakan rangkaian ini, jangan heran kalau panas yang dihasilkan oleh IC TDA2030 ini sangat panas, untuk itu gunakanlah heatsink yang besar juga untuk mengantisipasi terjadinya overheat pada IC.
Layout Power Amplifier BTL TDA2030
Layout Power Amplifier BTL TDA2030 
Gambar diatas merupakan layout jadi dari rangkaian amplifier BTL ini. Saya sendiri membuatnya menggunakan PCB fiber kemudian disablon menggunakan setrika dari plastik mika. Layout Amplifier BTL diatas hanya berukuran sebesar 9 x 6,7 cm. 

Bagi anda yang ingin pdf dari layout rangkaian amplifier btl tda2030 diatas, saya sudah menyiapkan link downloadnya dengan cara klik disini. Perhatkan juga layout pdf yang saya beri ini sedikit berbeda, Anda tidak perlu memasang komponen R1, dan anda juga mesti memutar komponen C3 karena C3-nya terbalik.

Monday, January 30, 2017

Membuat Rangkaian Amplifier IC TDA2030 Beserta Layout

Membuat Rangkaian Amplifier IC TDA2030 + Layout Terbaru | Jika sudah mendengar tentang rangkaian amplifier, tentu akan sangat luas sekali modelnya. Salah satunya menggunakan IC TDA2030 yang akan kita bahas kali ini. Mungkin bagi anda yang saat ini sedang berada dikelas 12 SMK teknologi tahun 2017, khususnya jurusan TAV atau elektronika mungkin sudah tau rangkaian ini.

Rangkaian amplifier ini tentunya menggunakan 2 buah IC TDA2030 sebagai komponen utama. Rangkaian amplifier TDA2030 inipun berjenis mono, yang artinya hanya menggunakan satu buah speaker. Jika anda ingin membuatnya stereo, maka anda hanya perlu menggandakan rangkaiannya saja dan mengatur input masukan audionya. Berikut ini rangkain amplifier TDA2030.
Rangkaian Amplifier BTL TDA 2030
Rangkaian Amplifier BTL TDA 2030
Rangkaian diatas dilengkapi dengan potensiometer berukuran 50K ohm untuk mengatur volumenya, tapi pada rangkaian sebenarnya tidak menggunakan potensiometer sama sekali. Tegangan kerja untuk rangkaian ini sebesar +15Volt DC - 0 - -15Volt DC, yang artinya trafo atau input tegangan yang digunakan berasal dari trafo (Saya sarankan 2 Ampere).
Baca Juga : Rangkaian Charger (Isi Ulang) Baterai 12 Volt
Rangkaian diatas sebenarnya juga tidak terlalu rumit, karena komponen yang digunakan hanya sedikit dan mudah untuk didapatkan. Sedangkan khusus untuk IC TDA2030 sendiri, kaki IC-nya berbentu zig-zag. Artinya yang didepan ada 3 kaki, dan yang dibelakang ada 2 kaki sehingga total kakinya ada 5.

Rangkaian Amplifier TDA 2030 ini sudah saya rancang sendiri menggunakan software cadsoft eagle 7.2.0. Sehingga didapatkan ukuran PCB yang hanya kira-kira 8,5cm x 6,5 cm. Pada papan pcb juga dilengkapi dengan catu daya yang sudah terpasang kapasitor 1000uF 25Volt, sehingga tidak diperlukan rangkaian catu daya yang terpisah. Berikut gambar tata letak dan penjaluran yang telah saya rancang.
Tata Letak + Penjaluran Amplifier TDA2030
Gambar 2. Tata Letak + Layout Amplifier TDA2030
Jika anda perhatikan rangkaian diatas, kaki sebelah kiri potensiometer dihubungkan ke ground. Hal ini dilakukan agar pada saat memutar volume tidak terbalik posisinya. Potensiometer-pun diletakan dipapan paling depan agar mudah untuk diputar. Selain itu 2 buah IC TDA 2030-pun ditaruh diposisi yang paling belakang, sehingga memudahkan dalam pemasangan heatsink atau pendingin.

Rangkaian diatas bisa anda manfaatkan untuk ampli rumahan berdaya kecil atau hanya untuk memutar musik dimobil. Rangkaian amplifier TDA2030 ini bisa anda buat sendiri dirumah, baik menggunakan software maupun secara manual menggunakan spidol. Jadi sekian postingan mengenai rangkaian amplifier TDA2030 ini, semoga bermanfaat, dan selamat mencoba!

Catatan, jika menemukan nilai komponen resistor sebesar 2K2 maka diganti dengan nilai 22K, karena sebenarnya resistor 2K2 itu tidak ada pada rangkaian tersebut. Jika masih menemukan masalah pada saat pembuatan rangkaian ini, bisa hubungi admin di contact us, terimakasih!

Saturday, January 14, 2017

Rangkaian Bell Cerdas Cermat 2 Channel 1 Hidup yang Lain Mati

Membuat Rangkaian Bell Cerdas Cermat 2 Channel 1 Hidup yang Lain Mati | Rangkaian bell ini tentunya sudah sangat tidak asing lagi bagi kita semua, terlebih salam suatu penyelenggaraan lomba cerdas cermat. Karna saya rasa rangkaian ini penting untuk anda ketahui dalam menyelenggarakan lomba cerdas cermat.

Tapi rangkaian yang saya sajikan kali ini tidak seperti yang biasanya kebanyakan orang pakai. Kalau biasanya ada regu yang memencet bel dan dalam waktu sesaat regu yang lain juga memencet maka 2 bell sekaligus akan nyala. Namun rangkaian ini tidak demikian, karena jika ada salah satu regu sudah memencet bell, maka regu lain yang berusaha memencet juga tidak akan menyala, karena rangkaian ini menggunakan relay yang terintegrasi satu sama lain

Silahkan ada perhatikan saja rangkaian diatas tersebut. Rangkaian ini menggunakan 2 buah relay sekaligus, sehingga apabila salah satu bell sudah aktif, maka bell yang lainnya akan mati wakaupun saklarnya ditekan. Rangkaian menggunakan relay 220 Volt AC, jadi berhati-hatilah membuat rangkaian ini.

Cara kerja rangkaian ini adalah jika saklar S1 ditekan maka aliran listrik akan masuk ke kaki 9 relay 1 dan akan diteruskan dan diteruskan ke kaki 1 relay 1 karena posisi relay NC. Setelah itu aliran listrik mengalir menuju kaki 14 relay 2 dan relay keduapun akan bekerja sehingga kaki 9 dan 1 relay 2 tidak akan terhubung. Sehingga ketika hal tersebut terjadi meskipun saklar S2 ditekan hal itu tidak akan bekerja.

Nah.. Yang harus diingat dalam pembuatan rangkaian bell cerdas cermat ini, dibutuhkan ketelitian dalam pemasangan bell dan lampu. Jangan sampai ketika saklar S1 ditekan malah bell yang berada di channel 2 yang hidup, hal ini mungkin akan terjadi karena kurangnya ketelitian karena sayapun sudah mengalaminya. Nah.. saya punya gambarnya agar lebih mudah memahami, hanya saja masih kurang jelas.
rangkaian cerdas cermat
Gambar 2. Rangkaian Aslinya
Berikut ini saya juga sediakan gambar layout dari rangkaian bell cerdas cermat 2 channel 1 hidup yang lain mati berikut ini:
tata letak dan layout
Gambar 3. Tata Letak + Layout
Perlu anda ketahui juga, rangkaian ini sudah saya ujicobakan dan hasilnya mendapat status berhasil dari saya sendiri. Kedua gambar diatas hanya sebagai pendukung untuk anda agar lebih meyakinkan bahwa rangkaian ini berkerja, anda bisa cek sendiri jika tidak percaya.

Rangkaian bell cerdas cermat 2 channel ini, alangkah lebih baiknya anda gunakan bell dan lampu sekaligus. untuk pemasangan lampu dan bellnya anda pasang secara paralel saja, biar tegangannya cukup. Sekian terimakasih, semoga postingan ini bermanfaat, selamat mencoba!

Status:
Berhasil diuji coba

Friday, January 13, 2017

Membuat Rangkaian Running LED Keren Dengan IC 4017

Skema Rangkaian Running LED Unik Menggunakan IC 4017 | Oke, running led atau led berjalan ini adalah suatu rangkaian yang mampu membuat suatu led yang berjejer meyala secara bergantian. Komponen utama dari rangkaian ini adalah IC 4017 yang mampu membuat output berlogika 1 secara bergantian. 

Rangkaian ini juga menggunakan IC 555 sebagai pulsa atau penghasil gelombang kotak, sehingga frekuensi yang dihasilkan akan menentukan laju perpindahan logika di output IC 4017 tersebut. Nah.. mungkin anda akan bertanya, apa kerennya dari rangkaian ini sehingga saya menambahkan kata "keren" dijudul postingan ini.

Karena rangkaian ini menggunakan 30 buah LED yang setiap output IC 4017 diberikan 3 LED yang diparalelkan. Dan bukan hanya itu, susunan project running led ini memiliki pola kotak, sehingga led akan berjalan terus menerus tanpa henti, kecuali batrainya habis. Berikut ini saya sajikan skema rangkaiannya.
Gambar 1. Rangkaian Running LED dengan 30 LED
Gambar diatas merupakan skema rangkaian dari project yang telah saya buat, rangkaian ini telah saya ujicobakan dan mendapat status berhasil, jadi anda tidak perlu takut mengalami kegagalan dalam membuat rangkaian ini, terkecuali ada kesahan dari anda sendiri. 

Input tegangan rangkaian ini sebesar 9 Volt DC, jadi anda bisa gunakan batrai 9 volt yang kotak itu. Perhatikan bagian input yang ada tulisan "INPUT". Nomor 1 menyatakan Ground dan nomor 2 menyatakan VCC dari rangkaian tersebut.

Rangkaian ini juga dilengkapi dengan potensiometer, sehingga anda bisa menentukan kelajuan pergantian LED pada rangkaian ini. Berikut ini saya akan berikan juga Tata Letak beserta penjaluran dari Rangkaian running led dengan 4017 dan IC 555 ini.
tata letak running led
Gambar 2, Tata Letak
Penjaluran Running Led
Gambar 3. Penjaluran Running LED
Jika anda perhatikan tata letak diatas, disana terdapat 3 buah jumper. Salah satu jumpernya berada dibawah IC dan bukan berada di penjalauran. Seperti yang saya katakan tadi, terdapat 30 buah LED yang saya susun secara kotak (square) sehingga akan ada 3 buah LED yang akan hidup di setiap output rangakain running led ini. Berikut gambar project yang telah saya buat.
project running led
Gambar 4. Project Asli
Terakhir, agar lebih memudahkan anda dalam pembuat silahkan saksikan video berikut ini yang telah berhasil saya buat dan telah saya upload di youtube. Sekian postingan hari ini, semoga bermanfaat bagi anda dan selamat mencoba!

Bonus:

Bagi yang menginginkan file projectnya dalam bentuk pdf, silahkan klik link dibawah ini:
Skematik Running LED 30
Penjaluran Running LED 30
Tata Letak Running LED 30


Status:
Berhasil diuji coba

Monday, January 9, 2017

Rangkaian Amplifier OCL 150 Watt Beserta Layout

Cara Membuat Amplifier OCL 150 Watt Beserta Layout Design | Hehe, kali ini saya akan membahas mengenai ampli lagi, karna sebelumnya saya telah menulis Rangkaian Amplifier 18 Watt IC LA4440 Lengkap. Silahkan baca saja bagi yang mau baca. Rangkaian ini telah diujicobakan oleh saya sendiri, dan hasilnya berhasil 100% jika anda teliti membuatnya.
Ampli
Gambar 1. Amplifier
Oke jadi amplifier OCL atau osilator ini merupakan amplifier yang bunyinya sangat besar den jelas (ngebass). Saya sendiri sudah pernah membuatnya dan berhasil, ketika itu saya membuatnya dengan bantuan komputer pakek software eagle. Sebenarnya banyak versi mengenai rangkaian Amplifier OCL ini, tetapi secara prinsip sama saja mungkin hanya beda beberapa komponen.

Ragkaian OCL 150 W
Gambar 2. 2 Skema Rangkaian OCL
Nah.. Gambar diatas adalah contoh rangkaian OCL 150 Watt yang beredar diinternet. Sebenarnya rangkaian tersebut tidak stereo melainkan mono, hanya saja bagi yang sudah mengerti tentang ampli, akan sangat mudah sekali menjadikannya stereo. Oke gambar berikut ini adalah skema rangkaian, versi yang telah saya buat. Sebenarnya kurang lebih sih...
OCL 150 Watt
Gambar 3. OCL 150 Watt
Oke jadi itulah skema rangkaian amplifier OCL versi yang telah saya buat. jika kita lihat rangkaian ini menggunakan transistor jengkol yang besar itu, dan dilengkapi dengan resistor keramik sebesar 0,5 ohm 5 Watt. Tentunya jika anda akan membuatnya pastikan transistor jengkol itu harus dipasang heatsink, untuk meminimalisir panas yang terjadi.

Hal yang perlu diingat lainnya adalah catu daya tegangan. Memang rangkaian diatas tidak dilengkapi dengan regulator, alias regulatornya dibuat terpisah. Untuk tegangannya sendiri menggunakan tegangan DC 12-0-12 Volt. Perhatikan saja posisi input tegangannya.

Untuk menjadikannya rangkaian stereo tentu anda mungkin sudah tau. Yakni tinggal ditambah saja rangkaiannya menjadi dua, dan posisi ground sama-sama disambungkan saja. Untuk tegangannya sendiri tetap. Saya sarankan, ketika anda ingin membuatnya, buatlah secara stereo, jangan mono. Nanti kalau mutar lagu karoke hanya sebelah musik yg keluar tanpa vokal.

Tata Letak+Layout Amplifier OCL 150 Watt
Gambar 4. Tata Letak+Layout Amplifier OCL 150 Watt
Oke baik, sekian postingan kali ini mengenai rangkaian amplifier OCL 150 Watt beserta desain layoutnya. Semoga bermanfaat! dan dapat dimengerti dengan mudah. Jika memiliki pertanyaan atau saran dan kritiknya, silahkan tulis di kolom komentar atau cotact us.

Status:
Berhasil diujicoba

Sunday, January 8, 2017

Membuat Rangkaian Power Supply Variable Beserta Layout

Cara membuat power supply variable beserta layoutnya | Seperti yang kita ketahui power supply artinya supply tenaga dalam suatu rangkaian elektronika. Untuk membuat power supply penyearah arus yang baik, dibutuhkan rangkaian yang dapat menekan ripplenya dengan baik juga. Yakni bisa dikenali dari penggunaan elko (Kapasitor Polar) dengan kapasitansi yang besar pula.

Namun kali ini saya akan membahas rangkaian power supply variable menggunakan ic LM 317 dan transistor TIP (yang saya gunakan transistor tip bertipe 31C). Nah untuk mengatur tegangan tentunya menggunakan resistor variable, hanya saja yang saya gunakan disini bukan potensiometer, melainkan menggunakan trimpot. Oke jadi berikut ini skemanya, silahkan amati dan pelajari.
Rangkaian Power Supply Variabel 10A
Gambar 1. Rangkaian Power Supply Variabel 10A
Input rangkaian ini menggunakan arus AC kisaran 12-36 V AC (perkiraan saya). kelebihan rangkaian ini yakni dilengkapi dengan transistor tip yang membuat arus outputnya lebih baik. Yang perlu diingat sebaiknya kapasitor C1 dan C3 bisa anda ganti dengan kapasitansi yang lebih besar agar arusnya lebih bagus tanpa ripple yang berlebihan.

Kemudian yang perlu diperhatikan yakni tegangan kerja dari kapasitor tersebut, jadi harus disesuaikan dengan tegangan output yang dibutuhkan. Jika Anda menggunakan tegangan hingga 50Volt, maka gunakanlah kapasitor dengan tegangan kerja 63Volt atau yang lebih tinggi.

Rangkaian diataspun, mampu mensupplay arus hingga sebesar 10A, jadi cocok bagi Anda yang ingin menggunakan power amplifier berdaya besar pula. Komponen pendukungnya yang dapat mensupplay arus sebesar 10A ini yakni komponen Transistor TIP147

Anda bisa memodifikasi rangkaian ini sedemikian rupa, sehingga hasilnya akan bagus berkualitas, hehe :D Jika anda menggunakan arus yang besar saya sarankan diodanya diganti dengan amper yang besar pula, contohnya dioda tipe 5401 atau dioda 6A atau yang lebih tinggi lagi. Jangan lupa untuk ic dan transistornya dipasangka heatsink.
Ooo.. ya ini bonus tata letak + layoutnya:
Layout Power Supply Variabel 10A
Gambar 2. Rangkaian Power Supply Variabel 10A
Gambar diatas merupakan updatan dari rangkaian power supply variabel 10A. Kenapa saya update lagi, karena pada postingan sebelumnya terjadi kesalahan dalam skema rangkaian, dan kalau skemanya salah otomatis layoutnya juga salah. Jadi dengan ini saya perbaiki lagi rangkaiannya biar Anda tidak kebingungan lagi dalam membuat project ini

Dari contoh layout yang telah saya berikan, saya menggunakan trimpot. Hanya saja jika anda ingin menggunakan potensiometer silahkan saja. ukuran pcb diatas yakni 5,3 cm x 4,9 cm. Jadi sekian postingan kali ini, jika ada pertanyaan silahkan tanyakan saja di kolom komentar atau contact us. Terima kasih :)

Membuat Rangkaian Saklar Dengan Sensor Suara Terbaru

Rangkaian Saklar dengan sensor suara 100% pasti bisa | Oke kali ini saya akan membahas mengenai skema rangkaian sensor suara, yang alias saya sendiri sudah pernah mencoba untuk membuatnya. Rangkaian ini menggunakan 2 buah IC sekaligus, yaitu IC NE555 dan IC4017. Yang dipadukan dengan menggunakan rangkaian amplifier.

Perlu anda ketahui saya sebelumnya sudah mencoba mencari rangkaian sensor suara yang lain dan hasilnya sangat mengecewakan. Karna rangkaian tersebut salah dan sudah banyak bereder diinternet akhirnya orang-orangpun membuatnya dan khirnya gagal! 

Kemudian saya berinisiatif sendiri melakukan percobaan dengan menggabungkan rangkaian penguat suara, rangkaian clock, dan rangkaian decade counter dan BERHASIL! Untuk itulah saya membagikan rangkaian ini agar kita semua bisa membuatnya tanpa harus takut gagal. Oke silahkan lihat dan pelajari skema berikut ini:
sensor suara
Gambar 1. Skema Rangkaian
Kalau nggak jelas yaa, diperbesar saja gambarnya. Jadi bisa dilah disitu saya mengguakan ic 4017 untuk memindahkan posisi outputnya. saya hanya menggunakan 3 buat output. Yang pertama LED merah, kemudian kalau kita keluarkan suara dekat mic condensernya maka gantian led biru yang aktif, dan kalau terdengar suara lagi maka, relay akan on begitu seterusnya.

Oh iya sensitivitas dari mic ini sudah saya atur sehingga suara yg terdektesi akan pas menurut saya. Jika pengen bisa diubah, ganti aja salah satu resistor yang mengarah ke mic dengan potensiometer, terserah ukurannya berapa.
Baca Juga : Rangkaian Amplifier 18 watt IC LA4440
Yang perlu diingat cara menggunakannya:
  1. Rangkaian ini menggunakan mic sebagai pendekteksi suaranya
  2. Jika rangkaian dihidupkan maka lampu led biru akan hidup, jika mendektesi suara, maka lampu led merah yang hidup, jika mendektesi suara lagi, maka relay akan on.
  3. Jika suara yang terdektesi terlalu banyak atau keras atau lama, maka rangkaian akan tidak stabil.
Bonus Layout+tata letak(sebagai panduan semata):
sensor suara
Gambar 2. Tata Letak

penjaluran
Gambar 3. Penjalura
Baik sekian postingan kali ini, semoga bermanfaat dan selamat mencoba bagi kalian yang ingin membuatnya. Oh iyaa jika ada masalah dalam proses pembuatan hubungi saja saya di contact us yang ada di bawah website saya. Sekian dan terimakasih :)

Status:
Berhasil diujicoba



Rangkaian Amplifier 18 Watt IC LA4440