
Memahami Sistem Power Amplifier BTL (Bridge Transformer Less)
Pengertian Sistem Power Amplifier BTL (Bridge Transformator Less) | Seperti yang telah saya bahas sebelumnya mengenai sistem power amplifier yakni jenis OTL (Output TransformerLess), kemudian OCL (Output CapacitorLess), maka kali ini akan saya lanjutkan lagi membahas sistem power amplifier BTL (Bridge TransformerLess).
Power amplifier BTL merupakan suatu amplifier yang menggabungkan 2 buah amplifier sekaligus menggunakan sistem jembatan. Hal ini dilakukan untuk memperoleh sinyal amplitudo sebesar 2 kali lipat dari pada menggunakan satu buah power amplifier saja. Sehingga dapat disimpulkan bahwa sistem power amplifier BTL ini hanya menggabungkan 2 buah amplifier agar daya yang dihasilkan menjadi 4 kali lipat akibat dari amplitudo yang dinaikan 2 kali lipat secara teoritis.
Pada amplifier BTL ini bekerja dengan prinsip rangkaian pembalik fasa. Namun pada rangkaian pembalik fasa ini tidak mengubah ataupun memperbesar bentuk sinyal input, melainkan hanya menggeser fasa sebesar 180 derajat sehingga sinyal yang dihasilkan oleh amplifier 2 merupakan kebalikan dari sinyal yang dihasilkan pada amplifier 1. Dengan catatan bahwa antara amplifier 1 dan amplifier 2 harus sama atau identik.
Bisa anda lihat pada rangkaian diatas bahwa 2 buah IC digabung menjadi 1 agar amplitudo yang dihasilkan pada outputnya menjadi 2 kali lebih besar. Speaker dihubungkan pada masing masing output amplifier dan bukan dihubungkan ke ground, karena jika anda hubungkan salah satu pin speaker, suara yang dihasilkan akan lebih kecil.
Untuk menggabungkan 2 buah IC menjadi satu dapat dilakukan dengan cara menghubungkan input (+) amplifier 1 dengan input (-) amplifier 2 kemudian input (-) ampifier 1 dihubungkan dengan input (+) amplifier 2. Kemudian speaker dihubungkan pada masing masing output amplifier, maka jadilah dia sistem power amplifier jembatan atau biasa disebut dengan BTL.
Permasalahan umum yang biasa didapatkan ketika menggunakan amplifier BTL ini yakni masalah panas yang berlebih pada masing masing IC. Dimana untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu dipasang pendingin/heatsink yang cukup besar pada masing masing IC untuk menghindari IC terbakar/hangus.
Power amplifier BTL merupakan suatu amplifier yang menggabungkan 2 buah amplifier sekaligus menggunakan sistem jembatan. Hal ini dilakukan untuk memperoleh sinyal amplitudo sebesar 2 kali lipat dari pada menggunakan satu buah power amplifier saja. Sehingga dapat disimpulkan bahwa sistem power amplifier BTL ini hanya menggabungkan 2 buah amplifier agar daya yang dihasilkan menjadi 4 kali lipat akibat dari amplitudo yang dinaikan 2 kali lipat secara teoritis.
Pada amplifier BTL ini bekerja dengan prinsip rangkaian pembalik fasa. Namun pada rangkaian pembalik fasa ini tidak mengubah ataupun memperbesar bentuk sinyal input, melainkan hanya menggeser fasa sebesar 180 derajat sehingga sinyal yang dihasilkan oleh amplifier 2 merupakan kebalikan dari sinyal yang dihasilkan pada amplifier 1. Dengan catatan bahwa antara amplifier 1 dan amplifier 2 harus sama atau identik.
Baca Juga : Rangkaian Power Amplifier BTL TDA2030Pada saat pemasangan loud speaker pada amplifier BTL, speaker harus dipasang pada output masing masing amplifier dan bukan dipasang terhadap ground. Selain itu juga yang harus dicatat bahwa, kedua amplifier harus berkerja aktif secara berlawanan. Untuk lebih jelasnya berikut ini saya sajikan contoh gambar amplifier BTL.
![]() | |
|
Untuk menggabungkan 2 buah IC menjadi satu dapat dilakukan dengan cara menghubungkan input (+) amplifier 1 dengan input (-) amplifier 2 kemudian input (-) ampifier 1 dihubungkan dengan input (+) amplifier 2. Kemudian speaker dihubungkan pada masing masing output amplifier, maka jadilah dia sistem power amplifier jembatan atau biasa disebut dengan BTL.
Permasalahan umum yang biasa didapatkan ketika menggunakan amplifier BTL ini yakni masalah panas yang berlebih pada masing masing IC. Dimana untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu dipasang pendingin/heatsink yang cukup besar pada masing masing IC untuk menghindari IC terbakar/hangus.










